500 Pesilat Adu Kemampuan di Turnamen Tapak Suci UMS

500 Pesilat Adu Kemampuan di Turnamen Tapak Suci UMS

Sekitar 500 atlet tapak suci saling uji kemampuan untuk menjadi yang terbaik di Turnamen Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) antar pelajar se-Jawa Tengah 2018, di Gedung Olah Raga (GOR) UMS Selasa-Jumat (2-5/1/2018). Artikel ini te

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Sekitar 500 atlet tapak suci saling uji kemampuan untuk menjadi yang terbaik di Turnamen Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) antar pelajar se-Jawa Tengah 2018, di Gedung Olah Raga (GOR) UMS Selasa-Jumat (2-5/01/2018).

Turnamen dibuka oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dahlan Rais dengan memukulkan salah satu senjata Tapak Suci, Kasegu, ke tempat yang disediakan, Selasa (2/1/2018) sore.

Ia juga didampingi oleh Sekretaris Pimpinan Wilayah Tapak Suci Jawa Tengah Rusdianto dan Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Pengkaderan UMS, Taufik S Psi, Msi PhD.

"Turnamen ini diadakan sebagai ajang dalam meningkatkan pengetahuan dan pengalaman mengenai bela diri," kata Taufik, Rabu (3/1/2018).

Ia menjelaskan bahwa peserta turnamen mencapai 512 orang, tidak hanya dari Jawa Tengah saja.

Namun, tercatat ada 2 provinsi yang turut meramaikan Turnamen Tapak Suci 5 ini, yakni Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Papua.

UMS berharap agar melalui kejuaraan ini dapat menghasilkan para pemenang.

Dan menjadi Kader Muhammadiyah yang tangguh dalam rangka mengembangkan persyarikatan.

"Saya berharap acara yang akan berlangsung selama 4 hari kedepan akan berjalan lancar," ujarnya.

Selain itu, dia juga menjelaskan, UMS bisa menjadi besar seperti sekarang ini juga karena Tapak Suci.

Melalui sumbangan prestasi yang telah diraih oleh Tapak Suci, nama UMS juga semakin harum dan di kenal oleh masyarakat.

Bagi Muhammadiyah, imbuh dia, kegiatan turnamen semacam ini juga merupakan momentum yang tepat untuk mencari bibit unggul Kader Muhammadiyah.

Hal ini menjadi salah satu sarana untuk mencari bibit-bibit unggul untuk melestarikan Muhammadiyah melalui tapak suci.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Drs H Dahlan Rais MHum menambahkan memiliki badan yang sehat dan kuat itu penting.

"Sebab tanpa itu apa yang disebut sebelumnya akan menjadi sesuatu yang berat bahkan tidak bisa dilaksanakan," jelasnya. (*)

Sumber Berita : Tribun Solo

Dipost Oleh Super Administrator

Dengan Iman dan Akhlaq Kami Kuat, Tanpa Iman dan Akhlaq Kami Lemah. Laa Haula Walaa Quwwata Illa Billahil 'Aliyil Adzim...

Post Terkait

Tinggalkan Komentar