Gila Inilah Kaleidoskop Perguruan Tapak Suci Tahun 2015

Gila Inilah Kaleidoskop Perguruan Tapak Suci Tahun 2015

Kaleidoskop | www.tapaksuci.asia

Tahun 2015 merupakan tahun emas bagi Perguruan Seni Beladiri Indonesia (PSBI) Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Prestasi demi prestasi berhasil diukir baik di level daerah, nasional maupun tingkat dunia. Bibit-bibit unggul perguruan silat Tapak Suci mulai bertebaran dari Sabang hingga Merauke.

Selain itu, keluarga besar Tapak Suci juga bersedih karena beberapa kader militan perguruan pergi meninggalkan kita semua baik karena musibah maupun asbab lainnya.

Tentunya publikasi kami masih jauh dari realitas yang sebenarnya, dalam arti bahwa masih banyak aktivitas perguruan Tapak Suci yang belum terekam atau terpublikasi secara keseluruhan. Berikut ini kami rangkum apa saja aktivitas Tapak Suci yang terpublikasi di tahun 2015 baik melalui website Tapak Suci Asia atau pun media lainnya:

JANUARI 2015

Di pembuka tahun ini Tapak Suci memiliki banyak kegiatan di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut dimulai dari digelarnya UKT Siswa dan Kader Pimda Kota Malang. Ada juga liputan tentang sebuah keluarga sederhana di Solo yang melahirkan dua pesilat putrid bermental juara. Di bulan yang sama pula Tapak Suci sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan diri menyambut Muktamar ke-47 Makassar. Ribuan ‘pendekar’ menyiagakan diri menyambut perhelatan besar abad XXI tersebut. Selain melakukan siaga dalam rangka pengamanan Muktamar juga dilakukan temu alumni Mu’allimin Muhammadiyah. Beberapa kegiatan lainnya silahkan klik tautan berita berikut ini:

 

FEBRUARI 2015

Di bulan kedua ini terdapat Kejuaraan Tapak Suci Antar Pelajar UHAMKA Cup 2015. Kejuaraan Tapak Suci Antar Pelajar UHAMKA CUP ini diselenggarakan selama 3 hari berturut-turut di Gelanggang Olahraga (GOR) Balai Rakyat, Condet, Jakarta Timur yang diikuti oleh banyak sekolah baik itu dari sekolah-sekolah negeri maupun swasta di Jakarta. Di mana PP Darunnajah menjadi Juara dalam kejuaran tersebut.

Di bulan Maret juga ratusan siswa, kader dan pendekar Tapak Suci Yogyakarta melakukan Latihan Bersama yang bekerjasama dengan IPSI Kota Yogyakarta.

Di bulan yang sama, saat seantero negeri dikejutkan dengan maraknya keberadaan Begal Motor, seorang siswi Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang masih duduk di bangku SMP bernama Endang memiliki nyali yang lebih dengan menggagalkan upaya pembegalan motor yang terjadi di jalan Kasuari, Kebumen.

Selain itu digelar juga Kejurda III Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Situbondo selama 2 hari, tanggal 2 s.d 8 Februari 2015 bertempat di GOR Pelita Bondowoso.

Dari Kabupaten Magelang juga terdapat prestasi mentereng  di mana para pesilat Tapak Suci berhasil mempersembahkan 15 medali emas dalam ajang POPDA Pencak Silat 2015 yang berlangsung tanggal 24-26 Februari 2015 di GOR Gemilang Kabupaten Magelang dan diikuti oleh ratusan pelajar se-Kab. Magelang

Atlit dari tingkat SMP sampai SMA/SMK memadati GOR Gemilang untuk meramaikan POPDA tersebut. Pada kesempatan itu suatu hal yang membanggakan adalah Tapak Suci mampu meraih 15 Emas, 5 Emas ditingkat SMA/SMK 10 Emas ditingkat SMP/Mts. Prestasi ini hampir tiap POPDA diraih oleh Tapak Suci dimana ini merupakan bela diri Muhammadiyah tanpa adanya unsur syirik didalamnya.

Siswa Tapak Suci yang memenangkan pertandingan tersebut diantaranya adalah Mina Kussaniah dan Rahma Fauziah dari SMK Muhammadiyah 2 Muntilan. Mina Kussaniah sudah dua kali berturut-turut menjuarai POPDA begitu juga Rahma sejak SMP sudah mendapatkan juara. Salah satu guru SMK Muhammadiyah 2 Muntilan mengatakan setiap tahunnya selalu mendapatkan juara 1 di ajang POPDA tersebut dan semoga Allah SWT selalu meningkatkan prestasi tersebut.

Sementara liputan lain yang berasal dari mancanegara Tapak Suci Mesir juga menyedot perhatian penonton saat mereka berpartisipasi menampilkan atraksi dalam acara Pentas Seni dari 10 negara Asia-Afrika di kairo.

 

MARET 2015

Di bulan Maret 2015 kegiatan dimulai dengan diadakannya pelantikan Siswa, Kader dan Pendekar Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kota Malang. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Rumah Sakit Islam ‘Aisyiyah Jalan Sulawesi Nomor 16 Kota Malang.

Kegiatan pelantikan siswa dan kader Tapak Suci juga dilaksanakan di Ponpes Modern al-Mizan Jalan Jenderal Sudirman Km 3 Rangkasbitung Lebak. Anggota tapak suci yang mendapatkan kenaikan tingkat sebanyak 56 santri dengan rincian sbb :

Tingkat Dasar ke Tingkat I = 30 Santri

Tingkat I ke Tingkat II = 16 Santri

Tingkat II ke Tingkat III = 8 Santri

Tingkat III ke Tingkat IV = 2 Santri.

Bergerak sedikit ke Jember, Pimpinan Daerah 04 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Jember pada tanggal 26-29 Maret 2015 M mengadakan ajang tanding Invitasi Kejuaraan Tapak Suci, Se-Jawa Timur dan Bali yang bertempat di Gedung Serbaguna Ahmad Zaenuri Universitas Muhammadiyah Jember.

Ajang invitasi ini diikuti oleh 250 orang peserta dengan kelompok umur SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK serta kelompok dewasa.

Kegiatan invitasi ini merupakan agenda rutin Pimda 04 Tapak Suci Kabupaten Jember setiap tahunnya bekerjasama dengan Unmuh Jember. Tahun ini invitasi ini juga dilaksanakan dalam rangka menyambut dan menyemarakkan Muktamar Muhammadiyah ke-47 yang akan diselenggarakan di Makassar pada bulan Agustus 2015.

Di bulan ini pula diselenggarakan Pekan Olah Raga Pelajar (POPDA) Pencak Silat di GOR Gembira Kebumen pada tanggal 6 s/d 7 Maret 2015 dimana atlet-atlet yang ada di SMP Muhammadiyah Kebumen berhasil menyumbangkan 4 emas.

POPDA Pencak Silat dengan perolehan medali 4 emas, 2 perak dan 3 perunggu. Atlit tersebut ialah Toto Hariswan, Aldi Pratama Putra siswa dari SMP Muhammadiyah 2 Kebumen, Khoerunnisa  siswi dari SMP Muhammadiyah 1 Kebumen dan Alif Nur Hasanah siswi dari SMP muhammadiyah Sempor. 

Pelatih Pencak Silat dari Tapak Suci mengatakan dalam POPDA kali ini, pihaknya hanya memberikan motivasi dan latihan rutin 4 kali seminggu, keempatnya berhasil meraih medali emas. “Keberhasilan yang kita raih tak luput dari doa serta kerja keras atlit kita sehingga bisa meraih medali emas,”.     

Sementara itu, Toto Hariswan yang juga santri Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Kebumen mengaku bersyukur dan senang atas perolehan medali emasnya. Ia pun mempersembahkan medali yang ia raih tersebut kepada kedua orang tuanya dan untuk mengharumkan nama Sekolah dan Kabupaten Kebumen.

Ia sangat berharap dengan raihan medali ini bisa tampil di event-event yang lebih tinggi lagi. ”Saya juga ingin berpretasi ke tingkat nasional dan mengharumkan nama bangsa khususnya dibidang olah raga pencak silat dan mengharumkan Muhammadiyah melalui Tapak Suci” harapnya.

 

APRIL 2015

Pada bulan ini Tapak Suci Putera Muhammadiyah khususnya pesilat terpilih yang akan berlaga di Belgium Open 2015 sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan diri jelang kejuaraan yang berlangsung di Brussel, Belgia tanggal 9 Mei 2015- selesai.

Perguruan pencak silat Tapak Suci menjadi perwakilan Indonesia dalam mengikuti kejuaraan pencak silat internasional bertajuk Belgium Open XX di Belgia. Sebanyak 11 pesilat Tapak Suci dari seluruh Indonesia dilibatkan untuk mengharumkan Merah Putih di negara Benua Biru tersebut.

Kaltim sebagai salah satu pencetak atlet Tapak Suci berkualitas pun mendapat kesempatan mengirimkan delegasinya. Sebanyak tiga orang berhasil masuk dalam jajaran pesilat perwakilan Tanah Air.

"Alhamdulillah, kita mendapat kesempatan mewakili Indonesia. Ini kesempatan bagus bagi para atlet untuk menambah jam terbangnya," jelas Ketua Tapak Suci Kaltim Ego Arifin.

Tiga atlet yang dimaksud adalah M Iqbal Sandra Pratama, Wida Wijaya, dan Putri Indah Wijaya. "Kegiatan mereka ditanggung oleh Kemenpora. Sementara ini sudah dua atlet, yakni Iqbal dan Wida yang berangkat menjalani pelatnas di sana. Sedangkan Indah belum bisa berangkat karena masih ada yang harus diurus di Indonesia," tutur pria yang juga kabid Olahraga Dispora Kaltim ini.

Terdapat 2 pesilat Tapak Suci Bantul yang insya Allah akan berlaga di Kejuaraan Pencak Silat Belgium Open 2015. Pada kesempatan menerima pamitan kedua pesilat di Kantor Pemkab Bantul, Bupati Bantul Sri Surya Widati merasa bangga dengan kedua pesilat dan berpesan menjelang keberangkatan ke Belgia agar selalu menjaga kesehatan dan semangat berlatih serta berdoa untuk keselamatan dan keberhasilan kedua pesilat. Kedua pesilat Tapak Suci Bantul yang akan ambil bagian ada even Belgium Open 2015 adalah Detya Adi Darma dan Firdana Wahyu Putra. 

Dua pesilat Tapak Suci lain yang akan berlaga di Belgium Open 2015 berasal dari negeri Lancang kuning, Riau. Dua ‘pendekar’ dari Pekanbaru dipastikan bergabung dengan 12 pesilat Tapak Suci Indonesia untuk berlaga di ajang internasional di Belgia, 9-10 Mei 2015 mendatang.

Dua pesilat Pekanbaru yang dilepas  langsung Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT, Selasa (28/4) adalah Diki Amanda dan Ozi Frahengky. Tampak hadir, Ketua Pimda Tapak Suci Riau Ir H Yusman MT  bersama H Ali Munir Asyani, serta Kepala Dispora Kota Pekanbaru  M Yusuf, dan sejumlah atlet silat Tapak Suci Riau. "Kontingen Indonesia akan diberangkatkan, 6 Mei  mendatang dari Jakarta  dan akan dilepas  Ketua MPR RI  Zulkili Hasan bersama Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin,” ujar Yusman Yusuf.

Dari Surabaya, Perguruan pencak silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah Surabaya juga menggelar kejuaraan antar-pelajar di BG Junction, Surabaya pada 10-12 April 2015. Even ini merupakan agenda tahunan untuk mencari bibit-bibit pesilat baru, khususnya dari Perguruan Tapak Suci.

Kejuaraan pencak silat Tapak Suci antar-pelajar tersebut terbagi dalam beberapa kategori yakni: kategori taman kanak-kanak (TK), tunggal tangan kosong (minimal 20 gerakan), sekolah dasar (SD), tunggal, ganda, tanding kelas A-F putra-putri, SMP, tunggal bersenjata, TGR dan tanding kelas A-F putra-putri dan kelas G-K putra.

Sementara dari Kota Yogyakarta, para pesilat Tapak Suci Budi Mulia II mengukir prestasi gemilang dengan mempersembahkan 29 Medali pada ajang ‘IYOS’ Jakarta Championship Pencak Silat 2015 yang digelar tanggal 25 s/d 26 April 2015.

Kontingen besutan Tim Pelatih Gabungan Perguruan Budi Mulia Dua di bawah Manager Team Dwi Yogo Mardiyanto, S.Pd itu terdiri dari siswa SD BMD Seturan, SD BMD Pandeansari, SMP BMD Panjen, dan SMA Internasional BMD Yogyakarta. Menurut Dwi Yogo Mardiyanto, S.Pd bahwa persiapan Kontingen Tapak Sucinya itu telah mempersiapkan diri sejak H-3 bulan dari digelarnya kejuaraan Jakarta Championship. “Mereka berlatih 3 bulan penuh Senin-Minggu, sehari 3 kali” demikian dikatakan Yogo.

Kejuaraan ini adalah merupakan upaya PP PON Kemenpora RI dalam rangka membina sejak dini atlet-atlet berbakat untuk masa depan. Direktur Perguruan Budi Mulia Dua Yogyakarta, Dra. Hj. Siti Nurnisa Dewanta, M.Pd sangat mengapresiasi prestasi gemilang ini dengan turun langsung memimpin upacara penyambutan kepulangan kontingen, bertempat di SD Budi Mulia Dua Seturan.

Selain mendulang prestasi, para penerus perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah juga melakukan pengkaderan secara serius dalam bentuk pelatihan yang disebut dengan Baitul Arqom Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Seperti yang dilakukan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Palembang Jalan Jenderal Ahmad Yani 13 pada tanggal 25 s/d 26 April 2016.

 

MEI 2015

Di bulan Mei 2015 Tapak Suci Putera Muhammadiyah benar-benar membawa harum nama Negara Indonesia dalam ajang Belgium Open 2015. Para pesilat Tapak Suci Putera Muhammadiyah berhasil menahbiskan diri sebagai Juara Umum II dalam gelaran yang berlangsung dari tanggal 9 s/d 10 Mei 2015 tersebut.

Di kompetisi ini kontingen Tapak Suci Indonesia berhasil menyabet gelar Juara Umum II dengan mengoleksi 4 emas, 3 perak dan 3 perunggu. Hal ini menegaskan bahwa prestasi pesilat perguruan Tapak Suci belum habis dan bahkan tetap eksis.

Perolehan medali di atas dapat dirinci dalam penjelasan berikut:

MEDALI EMAS

Kelas A Putra  : Hidayatul Arham (Pesilat TS Asal Sumatera Utara);

Kelas G Putra : M. Riski Adi Wijaya (Pesilat TS Asal Jawa Tengah);

Kelas A Putri : Alih Yutika Nanda (Pesilat TS Asal Jawa Tengah);

Kelas C Putri : Indah Putri Wijaya (Pesilat TS Asal Kalimantan Timur);

MEDALI PERAK

Kelas D Putra : Ozi Prahengki (Pesilat TS Asal Riau);

Kelas E Putra : Iqbal Candra (Pesilat TS Asal Kalimantan Timur)

Kelas B Putri : Wida Wijaya (Pesilat TS Asal Kalimantan Timur);

MEDALI PERUNGGU

Kelas C Putra : Detya Adi Dharma (Pesilat TS Asal Yogyakarta);

Kelas F Putra : Diki Amanda (Pesilat TS Asal Riau);

Kelas I Putra : Fhirdana Wahyu Putra (Pesilat TS Asal Yogyakarta);

Hal ini tentunya menjadi prestasi dan kebanggaan perguruan seni beladiri Tapak Suci karena telah mengharumkan pula nama negara Indonesia di kancah Internasional. Semua prestasi tersebut sebagai buah dari kerja keras dan doa semua pihak khususnya dari official, pelatih yakni Rony Syaifullah yang juga veteran pesilat Tapak Suci yang sering menorehkan emas dan juara dunia. Terlebih lagi usaha keras dan doa masing-masing atlit.

Dari Surabaya Forum Komunikasi UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Tapak Suci Putera Muhammadiyah se-Indonesia menggelar MUNAS (Musyawarah Nasional) perdana di Universitas Muhammadiyah Surabaya. Kegiatan ini diselenggarakan hari kamis sampai Sabtu, tanggal 14-16 Mei 2015 M bertepatan pada tanggal 25 – 27 Rajab 1436 H. Ini adalah MUNAS pertama yang dilaksanakan oleh UKM Tapak Suci baik PTM maupun PTN.

Musyawarah Nasional Perdana Tapak Suci ini dibuka oleh Walikota Surabaya yaitu ibu Tri Rismaharini yang kebetulan juga salah seorang putri Pendekar Utama Tapak Suci sekitar pukul 09.00 WIB. Adapun agenda–agenda diantaranya: Seminar Nasional yang membahas masalah perjalanan seorang Atlet dengan tema ” From Zero to Hero” dan Nampak Tilas Tapak Suci.

Pada kegiatan ini Panitia juga mendatangkan langsung beberapa atlit-atlit Tapak Suci yang pernah menyandang gelar juara dunia sekelas Abbas Akbar, Rony Syaifullah dan lainnya. Selain itu kegiatan ini juga mengagendakan Bedah Jurus Harimau, Merpati dan Lembu. Dilanjutkan Agenda yang terpenting, yaitu Munas Forkom UKM Tapak Suci se-Indonesia, dan diakhiri dengan Wisata Pesilat Tapak Suci. Detail agenda kegiatan dapat anda lihat di link sini.

Dari kabupaten Ngawi, Jawa Timur 8 pesilat Tapak Suci turut beraksi dalam Kejurprov Pra-PON XIX 2016 IPSI Jatim sebagai persiapan Pra PON dan PON XIX/2016 di Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur di GOR Bung Hatta Kabupaten Ngawi mulai 23-28 Mei 2015.

Rasiyo,  Ketua Umum Pengprov IPSI Jawa Timur, mengatakan, kejurprov yang digelar kali ini sebagai langkah persiapan untuk mempertahankan gelar juara umum di PON XVIII tahun 2012 yang diselenggarakan di Riau.

Dari Semarang Jawa Tengah, Minggu (24/5/2015) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang menggelar acara jalan sehat dalam rangka Gebyar Muktamar Muhammadiyah  ke 47 di Makassar.

Acara tersebut dilaksanakan di GOR Tri Lomba Juang Semarang dan diikuti oleh tidak urang dari 15 ribu peserta dari warga Muhammadiyah maupun masyarakat umum di kota Semarang.  

Acara jalan sehat juga dimeriahkan dengan atraksi oleh 250 pesilat Tapak Suci Putra Muhammadiyah dan parade 200 anggota Hizbul Wathan Muhammadiyah, selain itu juga digelar bazzar dan pengobatan gratis oleh RS. Roemani Muhammadiyah.

Dari Kota Yogyakarta, digelar pertemuan/silaturahim ratusan perguruan silat seluruh nusantara yang digelar selama empat hari sejak tanggal 28 sampai dengan 31 Mei 2015. Pertemuan akbar perguruan pencak silat ini merupakan puncak acara Jambore Pencak Silat Tahun 2015. Selain itu agenda ini merupakan acara yang keempat yang digelar setiap tahun oleh anggota Paseduluran Angkringan Silat Yogyakarta.

Ribuan pesilat dari berbagai perguruan di Indonesia hari ini tumpah ruah di Malioboro, Yogyakarta, Minggu (31/5/2015). Mereka mengikuti Pawai Raya Pencak yang merupakan salah satu rangkaian Jambore Pencak 2015 di Yogyakarta. Tak Terkecuali para pesilat Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

 

JUNI 2015

Bulan ini merupakan bulan digelarnya Seagames 2015 yang berlangsung di Singapura. Tim Pencak Silat Indonesia menurunkan para pesilatnya pada agenda rutin olahraga antar negara ASEAN tersebut.

Beberapa pesilat Tapak Suci Putera Muhammadiyah juga berlaga di ajang ini. Berikut ini liputan Seagames 2015 pada cabang olahraga Pencak Silat di Singapura yang dihimpun website Tapak Suci Asia (klik link):

Selain itu dari Kabupaten Grobogan Kontingen pencak silat Kota Solo tampil gemilang dalam Kejurprov Jateng yang digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Purwodadi tanggal 04 s/d 10 Juni 2015  dan diikuti setidaknya 375 pesilat dari 34 kabupaten dengan meraih predikat juara umum. Dalam babak final yang berlangsung Senin (8/6), pesilat Kota Bengawan tak terhentikan.

Di bulan yang sama, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci Putera Muhammadiyah Institut Pertanian Bogor (IPB) bersilaturahmi dengan Ketua MPR Zulkifli Hasan, Selasa (9/6).  UKM Tapak Suci IPB akan menyelenggarakan grand launching Tapak Suci IPB berupa kegiatan Kasegu IPB (Kreasi Akbar Seni Beladiri Unggul Tapak Suci IPB) pada Ahad, (14/6) mendatang di Gedung Andi Hakim Nasution IPB Dramaga, Bogor. Di saat yang sama Ketua MPR tersebut didaulat sebagai Pembina Tapak Suci IPB.

Dari ujung paling timur nusantara tepatnya di kabupaten Merauke, Tapak Suci Putera Muhammadiyah Pimda 196 kabupaten Merauke menyelenggarakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) siswa dan kader mereka.

Meski berada di ujung paling timur Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) jangan dianggap Perguruan Seni Beladiri Indonesia (PSBI) Tapak Suci Putera Muhammadiyah tidak berkembang di sana. Ya, tentunya di masa-masa sekolah dasar kita sering menyanyikan lagu dari Sabang sampai Merauke. Di pulau  paling timur bernama Merauke atau biasa dikenal dengan nama Kota Rusa ini ternyata Tapak Suci tumbuh dan berkembang pesat.

 

JULI 2015

Bulan Juli 2015 Pimpinan Pusat tapak Suci menggelar Milad Akbar Perguruan pencak silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah ke-52 jelang perhelatan Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Makassar Sulawesi Selatan.

Perayaan milad ke 52 Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang didukung oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) diawali dengan tasyakuran dan refleksi bersama sejumlah tokoh bangsa, Jumat (31/7) besok di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta.

Tapak suci memantapkan peran sebagai pengawal budaya seni beladiri Indonesia membangun jati diri bangsa dengan kesatria, nasionalis dan religius menuju Indonesia berkemajuan, kata Ketua Pelaksana Milad ke-52 Tahun Tapak Suci Putera Muhammadiyah Abdul Karim dalam konferensi pers di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (30/7).

Abdul Karim mengatakan sekitar 400 pendekar dan kader Tapak Suci Putera Muhammadiyah se-Jabodetabek akan menghadiri malam Tasyakuran dan Refleksi Milad ke 52 Tahun itu. Selain itu pihaknya juga akan melaksanakan jalan sehat bersama 5.000 orang keluarga besar Tapak Suci Putera Muhammadiyah dari lintasan silang Monas hingga Bundaran HI, Jakarta pada Minggu, 9 Agustus 2015.

Di bulan Juli juga salah satu siswa Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang masih belajar di Sekolah Dasar (SD) masuk dalam liputan acara Jejak Pendekar TV ONE. Dia adalah Nur Putra Damar Alam yang menjadi inspirasi baru pencak silat Indonesia.

Di usia yang terbilang masih belia yakni delapan tahun, putra pasangan Khristo Damar Alam dan Sanny Hepianando ini  sudah menjadi figur inspiratif dengan menggeluti serta melestarikan seni beladiri asli Indonesia yakni pencak silat. Memulai belajar pencak silat di perguruan Tapak Suci Nuh tumbuh melebihi harapan orangtua dan para guru/pelatih yang mendidiknya.

Hal yang menarik dari seorang Nuh adalah ia memiliki kelihaian beladiri pencak silat baik kategori tanding maupun kategori seni. Hal ini bisa terlihat pada acara Jambore Pencak Silat 2015 beberapa waktu lalu Nuh menjadi idola baru berkat penampilan seni pencak silat yang diperagakannya.

Selain itu Nuh juga mengukir prestasi dengan sudah menjadi salah satu aktor kecil di film bergenre action Pendekar Tongkat Emas. Memerankan tokoh Gerhana, Nuh tak canggung saat beradu acting dengan nama-nama tenar sekelas Reza Rahadian, Nicolas Saputra bahkan aktris senior Christine Hakim dan Slamet Raharjo.

Namun, di bulan Juli 2015 pula keluarga besar Tapak Suci Putera Muhammadiyah se-Indonesia berduka, khususnya Pimda Tapak Suci Kulon Progo. Berita duka datang setelah terjadi kecelakaan pesawat Hercules C-130 TNI AU.

Salah satu korban Pesawat Hercules C-130 yang jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara, merupakan warga Kulonprogo. Dia adalah Kopda Eria Ageng yang merupakan salah satu prajurit Paskas TNI AU sekaligus salah satu anggota perguruan seni beladiri Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang tinggal di Pengasih, Kulonprogo, DIY.

Kakak korban Sari Yuliestri mengatakan, korban merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Kabar duka diperolehnya dari istri korban, Tia Mukti, yang ada di Pekanbaru Riau dan mengabarkan kalau korban menjadi salah satu penumpang pesawat yang jatuh.

 

AGUSTUS 2015

Ribuan pesilat dari perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah memadati area Car Free Day (CFD) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat (Minggu, 9/8). Selain melakukan jalan sehat, para peserta  juga unjuk kebolehan di tengah-tengah masyarakat Ibukota yang menikmati CFD. Kegiatan ini digelar sebagai rangkaian acara Milag Tapak Suci Putera Muhammadiyah ke-52 dan juga persiapan pengamanan Muktamar 47 Makassar. Ketua MPR Zulkifli Hasan juga turut hadir dan meramaikan kegiatan tersebut.

Dengan berseragam khas tapak suci berwarna merah selempang kuning, mereka terlihat melakukan jalan sehat dari arah Monas. Sesampainya di bundaran HI, para pesilat yang didominasi usia anak-anak ini pun membentuk formasi sederhana dan melakukan beberapa atraksi.

Berbagai jurus andalan pun ditampilkan. Beberapa pesilat cilik yang juga terdiri dari perempuan berkerudung itu sangat piawai memainkan senjata, seperti golok, celurit dan tombak. Tak hanya itu, duel satu lawan satu pun digelar dan jelas menarik banyak perhatian warga di areal bundaran HI.

Di bulan Agustus Tapak Suci kabupaten Jember menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) pada hari Ahad, 23 Agustus 2015. Ujian yang ditujukan untuk mendapatkan kelayakan mengenakan sabuk kuning ini diadakan di lapangan SMPN 2 Ajung. Meski harus berlelah-lelah, semua siswa yang rata-rata berusia pra-remaja tersebut mengikuti berbagai instruksi yang diberikan oleh para kader dan pendekar dengan riang gembira.

Ujian siswa dasar memang bertujuan untuk menanamkan bekal fisik dan mental sejak dini tanpa harus menghilangkan keceriaan sebagai khas anak usia dini. Kegiatan semacam ini sangat penting untuk dilakukan selain pembinaan prestasi melalui berbagai ajang pertandingan.

Di bulan Agustus, Perguruan Pencak Silat Tapak Suci Putra Muhammadiyah Sungailiat berhasil merebut tujuh medali emas, enam perak dan dua perunggu saat pelaksanaan Kejuaraan Pencak Silat Koni Cup II 2015 Kabupaten Bangka.

Pertandingan Pencak Silat ini berlangsung di Stadion Orom Sungailiat pada tanggal 30 Juli hingga 2 Agustus 2015. Menurut Jaya M Tagor yang merupakan pelatih pesilat tapak Suci Putera Muhammadiyah ujuh atlet Pencak Silat Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Sungailiat yang mendapat mendali emas, yakni Rosalia, Sendi, Nova, Supriadi, Helen, Supriatin dan Arbi.

Sedangkan enam (enam) orang atlet yang memperoleh mendali perak, yakni atasnama, Widia, Suwandi, Pia, Deska, Agus dan Dawi.

Dua atlet yang mendapat mendali perunggu atasnama Wahyu dan Eko.

Bergeser ke Lampung, Perguruan Tapak Suci Kota Bandar Lampung mengukirkan prestasi luar biasa dengan mendominasi raihan medali pada Kejuaraan Daerah IPSI Kota Bandar Lampung. Tapak Suci memimpin perolehan medali Kejuaraan Daerah IPSI Kota Bandar Lampung. Pada hari kedua kejuaraan yang berlangsung di Ruang Tunggu Terminal Rajabasa, Sabtu (22/8/2015), para pesilat Tapak Suci merebut tiga emas dan satu perak.

Kategori ganda putra dan putri benar-benar menjadi lumbung emas bagi Tapak Suci. Tiga emas yang diraih Achmad Charis di kategori tunggal putra dengan nilai 447, perak untuk Sahdani dari Perguruan Satria Muda Indonesia (SMI) dengan total poin 442.

Keberhasilan di putra diikuti tunggal putri Suratun dengan nilai 426. Dia menyisihkan Fatimah dari PSHT dengan nilai 423 dan Arni Meiyani dari SMI yang hanya mengumpulkan nilai 413. Satu emas lagi dipersembahkan Siti Rhmayana dan Wahidatun Fitriyan dari kategori ganda putri.
Perguruan PSHT kebagian satu emas lewat pesilat Ginda Riana yang turun di kelas E putri.

 

SEPTEMBER 2015

Bulan September Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tapak Suci antar Perguruan Tinggi Edisi Perdana, Jumat-Minggu (18-20/9/2015).

Tuan rumah menurunkan 28 pesilat yang terbagi menjadi dua tim dalam kejurnas yang digelar di GOR UNS. Mereka akan bersaing dengan 150 pesilat dari 21 universitas se-Indonesia di kategori pencak tanding dan seni. Pada Kejuaraan ini tuan rumah berhasil menjadi Juara Umumnya.

Kategori tanding terdiri dari kelas A hingga H putra, kelas bebas beregu putra, kelas A hingga E putri, dan kelas bebas beregu putri. Sementara itu, kategori pencak silat seni terdiri dari tungal tangan kosong putra dan putri, tunggal bersenjata putra dan putri, ganda tangan kosong putra dan putri, ganda bersenjata putra dan putri.

Selama ini, prestasi pencak silat UNS cukup bagus, jadi kami yakin mampu meraih medali terbanyak di kejurnas ini,” ujar pelatih pencak silat UNS, Rony Syaifullah, saat dijumpai wartawan dalam acara pembukaan Kejurnas Tapak Suci di GOR UNS, Jumat siang.

Melihat tingginya animo peserta dari berbagai universitas, UNS berencana menggelar Kejurnas Tapak Suci rutin setiap dua tahun sekali. Saat ini, tapak suci UNS telah memiliki anggota lebih dari 200 atlet. Dengan demikian, kejurnas bisa menjadi ajang mengukur kemampuan para pesilat UNS.

Ini adalah Kejurnas Tapak Suci pertama yang kami gelar, tapi kami berkomitmen menyelenggarakan kegiatan ini setiap dua tahun sekali. Mungkin ke depannya, kami juga bisa mengundang universitas dari negara lain di Asia Tenggara,” tutur Rektor UNS, Ravik Karsidi.

Prestasi pelajar muncul juga di bulan ini pada kegiatan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) Tahun 2015 di Bandung. Pesilat Diah Nurmei Choirunnisa berhasil meraih juara I kelas B Putri pada Pekan Olahraga Pelajar Tingkat Nasional (POPNAS ) yang digelar oleh Kemdikbud di Kota Bandung tanggal 12 – 17 September 2015. Kejuaraan ini digelar di Hotel Grand Pasundan Bandung dengan peserta delegasi atlet dari seluruh Provinsi di Indonesia. 

Pesilat Diah Nurmei Choirunnisa, merupakan siswi SMA Negeri 1 Sewon Bantul yang berlatih pencak silat di Pimda 02 Tapak Suci Bantul. Menurut Pelatih Tim Pencak Silat D.I. Yogyakarta Agil Yudhono, pada POPNAS 2015 di Bandung kontingennya diperkuat 5 pesilat, dan Diah Nurmei Choirunnisa adalah satu-satunya pesilat DIY yang meraih emas. Agil bersyukur pada POPNAS 2015 DIY bisa membawa pulang 1 medali emas, karena tim pencak silat DIY terakhir meraih emas POPNAS pada tahun 2011 yang saat itu disumbangkan oleh Pesilat Firdhana Wahyu Putra yang juga dari Tapak Suci Bantul. Agil Yudhono menambahkan pesilat Diah Nurmei Choirunnisa setelah menjuarai POPNAS 2015 memiliki peluang untuk dipanggil Pelatnas tim Indonesia di ajang Asian School.

Di Madiun Pimda Tapak Suci Putera Muhammadiyah mlantik Ketua Pimda di Islamic Center madiun. Hadir mewakili jajaran Polres Madiun Kota dalam pelantikan tersebut, yakni Kasat Binmas Polres Madiun Kota, AKP Sigit Siswadi. Menariknya acara Pelantikan Ketua Pimda Tapak Suci ini bersamaan dengan acara ujian kenaikan tingkat warga SH Terate.

Perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati (SH) Terate Kecamatan Taman, Kota Madiun, Jawa Timur (Jatim) mengadakan acara kenaikkan tingkat bagi warganya, Minggu (13/9/2015) pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang Madiunpos.com dari Humas Polres Madiun Kota, acara kenaikkan tingkat warga perguruan pencak silat SH Terate dihadiri jajaran Polres Madiun Kota yang diwakili Kanit Binmas Polsek Taman, Iptu Kuwatno. Kuwatno juga berkesempatan memberikan imbauan kepada peserta atau warga SH Terate yang menjalani kenaikkan tingkat.

 

OKTOBER 2015

Talenta SD Muhammadiyah 26 Surabaya kembali mengukir prestasi di bulan ini. Dua pesilat cilik SD tersebut berhasil menjadi juara atau meraih medali emas pada ajang Tapak Suci Unair Cup 2015 tanggal 11 s/d 18 Oktober 2015.

Habibie Wisnu Syahrir meraih Juara 1 kelas B Putra dan Dian Astralia Damayanti menyabet Juara 3 Kelas E Putri. Mereka berjaya di Kejuaraan Tapak Suci tingkat nasional di kampus C, Universitas Airlangga.

Torehan prestasi yang dicapai Abi –panggilan akrab Habibie Wisnu Syahrir- sungguh luar biasa. Siswa kelahiran Surabaya, 18 Agustus 2004 keluar sebagai Juara saat duduk di bangku kelas 6 yang tengah mempersiapkan diri menyongsong Ujian Sekolah Nasional.

Anak dari pasangan Win Sofwan – Yenni Roestia Indrasari merupakan talenta yang berpotensi di cabang olahraga Tapak Suci. Sebelum menjuarai kejuaraan Tapak Suci Unair Cup 2015, Abi pernah Juara ajang Smamda Surabaya Cup 2014.

Dalam kejuaran ini, Dian Astralia Damayanti menilai ada dua rival terberat yang dihadapi. “Pada babak penyisihan kedua, atlet asal SDM 16 Surabaya dan atlet dari SD Lukman Al Hakim Surabaya,” tutur siswi yang akrab dipanggil Astrid.

Kesuksesan menyabet Juara 1 dan Juara 3,  kedua siswa SD yang dipimpin Hervit Ananta Vidada, S.Pd ini berhak mendapatkan medali dan boneka harimau putih.

Sementara itu Perkumpulan Tapak Suci Putra Muhammadiyah (TSPM) perwakilan wilayah XXXVII Republik Arab Mesir bekerja sama dengan KBRI Kairo menyelenggarakan perlombaan yang bertajuk Turnamen Beladiri Championship ke-5.

Turnamen yang berlangsung sejak tanggal 6-10 Oktober 2015 ini diikuti 80 peserta. Menariknya peserta yang berlaga didominasi pesilat asli warga Mesir. Sedangkan dari Indonesia hanya ada satu peserta yang berpartisipasi.

Tujuan dilaksanakan turnamen ini tidak lain dan tidak bukan untuk memperkenalkan seni beladiri Indonesia kepada masyarakat Mesir”, terang Faisal Ramli Tanjung selaku panitia turnamen. Faisal juga menyatakan sangat bangga memperkenalkan budaya indonesia kepada dunia dan juga berharap agar peminatnya bertambah seiring diadakannya turnamen ini.

Dari ajang Airlangga Championship Tapak Suci National Open 2015 Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui Tim Tapak Suci UMY, yang berhasil meraih Juara Umum 2 dalam ajang tersebut.

Tapak Suci UMY menurunkan 22 atlet terbaiknya dalam ajang yang diselenggarakan sejak tanggal 11-15 Oktober di Universitas Airlangga tersebut. Peraihan medali yang di dapatkan oleh Tapak Suci UMY yaitu terdiri dari 4 medali emas, 4 medali perak, dan juga 4 medali perunggu, dengan peraihan medali tersebut, Tapak Suci UMY meraih Juara Umum 2, mengalahkan Tim Tapak Suci dari universitas-universitas lainnya. Hal tersebut diungkapkan Atok Susanto, selaku ketua UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Tapak Suci UMY.

Sementara dari Pekanbaru, Riau Perguruan silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah keluar sebagai juara umum di kejuaraan silat Walikota Cup 2015  yang berlangsung 11-14 Oktober 2015.

Dalam kejuaraan ini, Pengcab Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Pekanbaru memang membuat peraih juara umum dari perguruan. Perguruan yang atletnya paling banyak meraih medali, itulah juara umumnya.

Dalam kejuaraan ini, pesilat Tapak Suci berhasil mengumpulkan medali terbanyak yakni 6 emas, 3 perak dan 3 perunggu. Perguruan Kumango di tempat kedua dengan koleksi 2 emas, 3 perak dan 1 perunggi. Okido sendiri ditempat ketiga dengan 2 emas, 1 perak dan 3 perunggu.

Dalam kejuaraan ini, ada 20 perguruan yang ikut serta. Perguruan yang ikut hanya untuk wilayah Pekanbaru saja. Ada dua kategori yang dipertandingkan dalam ajang ini yakni pra remaja dan remaja. Total kelas yang dipertangkan yakni 18 kelas.

Ketua umum Pengcab IPSI Pekanbaru Zulfahmi Adrian mengatakan pihaknya akan memberi uang pembinaan kepada perguruan yang meraih juara umum tersebut. Pemberian dana pembinaan ke perguruan agar bisa meningkatkan prestasi perguruannya ke depan.

 

NOVEMBER 2015

Di bulan November ini prestasi perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah makin menjadi. Mulai dari menjadi Juara Umum I pada ajang bergengsi Kejurnas Pencak Silat Remaja Antar Perguruan Tahun 2015 yang diadakan IPSI Pusat di Padepokan Silat TMII, Jakarta.

Demikian pula di event-event regional. Tapak Suci berhasil menjuarai gelaran-gelaran serupa dan menjadikan Tapak Suci menjadi perguruan dengan prestasi mentereng. Untuk lebih jelasnya mari kita lihat saja liputan berita yang telah dihimpun oleh Tapak Suci Asia di link berita berikut:

 

DESEMBER 2015

Penghujung 2015 menjadi momen yang menggembirakan. Namun di bulan ini pula segenap keluarga besar Tapak Suci Putera Muhammadiyah berduka karena wafatnya 3 (tiga) kader militan yang dimiliki. Berikut liputannya:

Semoga prestasi dan kebesaran nama perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah di kancah nasional dan internasional tetap terjaga bahkan akan meningkat lagi. Terlebih dari itu semua semoga Tapak Suci tetap konsisten menjadi perguruan yang berada di barisan terdepan dalam menegakkan semangat ‘Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar.  (spn)

 

 

Dipost Oleh Super Administrator

Dengan Iman dan Akhlaq Kami Kuat, Tanpa Iman dan Akhlaq Kami Lemah. Laa Haula Walaa Quwwata Illa Billahil 'Aliyil Adzim...

Post Terkait

Tinggalkan Komentar