Kontingen Solo Juara Umum, Pesilat Tapak Suci Ini Sabet 3 Penghargaan Sekaligus

Kontingen Solo Juara Umum, Pesilat Tapak Suci Ini Sabet 3 Penghargaan Sekaligus

Grobogan | www.tapaksuci.asia
Kontingen pencak silat Kota Solo tampil gemilang dalam Kejurprov Jateng yang digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Purwodadi tanggal 04 s/d 10 Juni 2015  dan diikuti setidaknya 375 pesilat dari 34 kabupaten dengan meraih predikat juara umum. Dalam babak final yang berlangsung Senin (8/6), pesilat Kota Bengawan tak terhentikan.


“Prestasi ini melebihi target. Apalagi kami banyak menurunkan atlet baru. Ini baik untuk perkembangan silat Kota Solo” beber pelatih manajer pencak silat tim Solo Devy Rachyuanto, Selasa (9/6).

 
Di kategori Tanding kelas B putri serta Tunggal Seni pesilat Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang sering mengukir prestasi yaitu Nadia Haq Umami Nur Cahyani mampu meraih emas. Bahkan gadis manis yang juga putri dari pesilat Tapak Suci Putera Muhammadiyah H. Nur Iskak al-Jufri ini mendapat predikat Pesilat Terbaik Putri .


Selain itu patut disyukuri bahwa dari perolehan 8 (delapan) medali yang terdiri dari 6 (enam) medali emas serta 2 (dua) perunggu tersebut, keenam medali emas seluruhnya direbut oleh pesilat dari Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Sedangkan 2 (dua) medali perunggu diperoleh pesilat perguruan lain. Enam medali emas yang diraih pesilat Tapak Suci berasal dari Tanding kelas B Putri, Tanding kelas D Putri, Seni Tunggal Putri, Ganda Putra, Ganda Putri serta Regu Putri.

(Emas Regu Putri/Tapak Suci)

(Emas Regu Putra/Tapak Suci)


Prestasi Nadia ini tak mudah didapatkan. Pada kategori Tanding ia harus berjibaku menyingkirkan pesilat dari Wonogiri, Batang, Klaten dan Salatiga. Sedangkan pada kategori Tunggal Seni ia harus berjuang menyingkirkan 7 (tujuh) pesilat putri di kategori yang sama. Ketujuh pesilat yang dikandaskan tersebut adalah pesilat dari Grobogan, Boyolali, Sukoharjo, Klaten, Banjarnegara, Wonogiri dan Kudus.

Kemenangan kontingen Solo ini modal berharga bagi pesilatnya untuk diproyeksikan masuk kerangka tim persiapan Pra-PON di Kaltim.  Manajemen kontingen berharap waktu yang panjang cukup untuk menempa kualitas dan performa para atletnya. (spn/nia/tsasia)

Dipost Oleh Super Administrator

Dengan Iman dan Akhlaq Kami Kuat, Tanpa Iman dan Akhlaq Kami Lemah. Laa Haula Walaa Quwwata Illa Billahil 'Aliyil Adzim...

Post Terkait

Tinggalkan Komentar