Liputan UKT Tapak Suci di Kota Rusa Merauke, Pulau Paling Ujung Timur Nusantara

Liputan UKT Tapak Suci di Kota Rusa Merauke, Pulau Paling Ujung Timur Nusantara

Merauke | www.tapaksuci.asia

Meski berada di ujung paling timur Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) jangan dianggap Perguruan Seni Beladiri Indonesia (PSBI) Tapak Suci Putera Muhammadiyah tidak berkembang di sana. Ya, tentunya di masa-masa sekolah dasar kita sering menyanyikan lagu dari Sabang sampai Merauke. Di pulau  paling timur bernama Merauke ini ternyata Tapak Suci tumbuh dan berkembang pesat.

Mau tahu sekilas kisah Tapak Suci di Kabupaten Merauke? Mari kita lihat sekilas melalui kegiatan rutin mereka yakni Ujian Kenaikan Tingkat (UKT).Baru-baru ini Pimpinan Daerah Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Merauke menggelar Ujian Kenaikan Tingkat. Tepatnya tanggal 13 s/d 14 Juni 2015. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua PIMDA 196 Kabupaten Merauke yang juga sebagai salah satu pelopor berkembangnya Tapak Suci Merauke yaitu Pendekar Muda Aryadi, S. Pd.

(UKT di medan pantai)

UKT Pimda Tapak Suci 196 Merauke dikuti oleh 66 siswa yang terdiri dari ranting SMPN 1 Merauke, Ranting Tapak Suci SP 8 dan Ranting Tapak Suci SP 9 Tanah Miring. Materi ujian antara lain al-Islam, Kemuhammadiyahan, ateri kelimuan Perguruan Tapak Susi dan terakhir yang selalu harus diberikan adalah ujian Ibadah Praktis.

Meski diikuti oleh 66 siswa, ternyata jumlah tersebut masih kurang banyak karena masih ada siswa yg tidak bisa mengikuti ujian. Kendala siswa yang tidak dapat mengikuti ujian adalah karena mereka memasuki masa lepas panen dan liburan sehingga para siswa tersebut banyak yang pulang liburan serta dikhitan. Namun hal tersebut bukan menjadi kendala dalam pelaksanaan kegiatan UKT.

Dalam sambutannya ketua PIMDA Tapak Suci 196 Merauke mengatakan : “Kegiatan UKT adalah kegiatan rutin yg dilaksanakan PIMDA Tapak Suci 196 Merauke sebagai sarana evaluasi selama proses latihan. Apakah materi sudah diserap dengan baik ataukah belum. Di mana dalam proses evaluasi pasti ada yang sudah baik penyerapannya dan juga masih ada yang belum mampu dalam hal mempratekan materinya. Sehingga ke depan tercapai target dalam proses latihan dan semakin hari semakin membaik.”

Lebih lanjut alumnus Universitas Cenderawasih Papua ini menyatakan : “Perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah hadir di kota rusa Merauke semenjak tahun 1980an oleh Bapak Mukinun Azza yang bukan kader Tapak Suci. Namun beberapa tahun kemudian terjadi kefakuman kegiatan dan tepatnya 23 September 2003 hingga sekarang Tapak Suci PIMDA 196 Merauke aktif kembali serta berkembang menyebar ke seluruh wilayah Merauke. Hal ini membuktikan bahwa TSPM hadir di merauke juga bersamaan dengan lahirnya persyarikatan Muhammadiyah. Sampai dengan saat ini Tapak Suci Merauke telah melahirkan kurang lebih 11 kader dan 300an siswa-siswi.

Semoga dengan keberadaan Tapak Suci di ujung selatan provinsi Papua yang juga pulau paling ujung timur Indonesia ini menjadi barometer pengembangan beladiri pencak silat di Nusantara. kiranya terimalah salam kami dari ujung selatan Papua dan ujung timur Indonesia, isakod kay isakod bekay" satu hati satu tujuan majukan Tapak Suci.” (Ary/Spn)

Dipost Oleh Super Administrator

Dengan Iman dan Akhlaq Kami Kuat, Tanpa Iman dan Akhlaq Kami Lemah. Laa Haula Walaa Quwwata Illa Billahil 'Aliyil Adzim...

Post Terkait

Tinggalkan Komentar