Milad ke-55, Perguruan Tapak Suci Gelar Latihan Bersama & Solidkan Gerakan

Milad ke-55, Perguruan Tapak Suci Gelar Latihan Bersama & Solidkan Gerakan

Milad ke-55 Tapak Suci Putera Muhammadiyah (Foto : Lensamu)

Yogyakarta – Pimpinan Pusat Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah hari ini Selasa, 31 Juli 2018 bertepatan juga dengan tanggal 18 Dzulqa’dah 1439 H, memeriahkan milad atau perayaan ulang tahunnya yang ke-55  dengan menggelar Latihan Bersama di Alun-alun Utara Yogyakarta.

Total 3.300 lebih personil pendekar dan kader dan siswa Tapak Suci Putera Muhammadiyah dari berbagai tingkatan hadir dan menyemarakkan agenda tahunan perguruan yang menjadi salah satu ORTOM (Organisasi Otonom) persyarikatan Muhammadiyah yang lahir pada tanggal 31 Juli 1963 ini.

Ketua Pimpinan Wilayah (Pimwil) Tapak Suci Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahmad Djam'an, mengatakan bahwa para peserta yang ambil bagian dalam latihan bersama ini, berasal dari seluruh daerah di DIY dan sekitarnya.

"Ini baru sebagian kecil, kami belum mengerahkan seluruhnya untuk latihan bersama. Tapi, saya rasa ini sudah yang terbesar, dibanding peringatan milad beberapa tahun terakhir," katanya pada Tribunjogja.com.

Peringatan Milad Tapak Suci ke-55 tersebut semakin spesial dan istimewa karena Pendekar Besar Tapak Suci Eddy Marzuki Nalapraya yang sekaligus berkenan memberikan sambutan dan orasi Pencak Silat.

Perlu diketahui bahwa nama Pendekar Besar Eddy Marzuki Nalapraya tidak asing lagi bagi pecinta Pencak Silat baik di kancah Nasional maupun Dunia. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta kurun 1984 s.d 1987 ini pernah menjadi Ketua Umum induk Organisasi Pencak Silat Indonesia (IPSI) pada tahun 1978. Berbagai penghargaan dalam dan luar negeri disematkan kepadanya karena totalitas dan kecintaannya terhadap Pencak Silat terutama Tapak Suci.

Mayor Jenderal TNI (Purn.) yang lahir di Batavia, Hindia Belanda, 6 Juni 1931 sempat menerima anugerah selendang kehormatan tertinggi dari pertumbuhan seni silat lincah Malaysia tahun 2005. Lalu pada 2008, ditetapkan sebagai Bapak Pencak Silat Eropa di Swiss, bersamaan dengan ajang kejuaraan pencak silat Eropa.

Atas jasa besar beliau, pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, beliau diberi gelar Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra Pratama dari pemerintah Republik Indonesia. Mei 2011, mendapat gelar Doktor of Philosophy dalam bidang Martial Art dari Asia Pasific Open University, Malaysia. Sampai saat ini, Eddie dipercaya sebagai Ketua Dewan Kehormatan Badan Musyawarah Masyarakat (BAMUS) Betawi.

Uniknya lagi, dalam acara tersebut juga hadir perguruan silat Perisai Diri yang datang untuk memberikan selamat kepada Tapak Suci yang sedang berulang tahun.

"Ya, perguruan dari luar Tapak Suci juga hadir sore ini. Misalnya, dari Merpati Putih dan sebagainya. Mereka datang untuk memberi ucapan selamat pada Tapak Suci," ucap Jam’an.

Di samping latihan bersama dan konsolidasi perguruan, kegiatan tersebut juga dijadikan sebagai ajang mendeklarasikan dukungan kepada calon anggota DPD RI, hasil Muspimwilsus Muhammadiyah DIY, Afnan Hadikusumo yang saat ini menjabat Ketua Umum Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

"Tapak Suci siap menjadi garda terdepan dalam mengawal hasil Muspimwilsus Muhammadiyah DIY. Kami menyatakan sikap untuk mendukung Afnan Hadikusumo," tambahnya. (SPN/TribunJogja/SAS/Rmy)

Dipost Oleh Super Administrator

Dengan Iman dan Akhlaq Kami Kuat, Tanpa Iman dan Akhlaq Kami Lemah. Laa Haula Walaa Quwwata Illa Billahil 'Aliyil Adzim...

Post Terkait

Tinggalkan Komentar